Wednesday , October 21 2020

Berita Harian Syekh

penusukan syekh al jabir

Beberapa detik sebelum ditusuk, dia sedang berinteraksi beserta jemaah yang berada dalam sisi kiri panggung. “Mari kita berdoa semoga karet pelaku dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah SWT & khususnya Syeikh Ali Bin Jabir segera diberikan kesembuhan serta insiden seperti itu tidak terjadi kembali, khususnya di Provinsi Lampung, ” tambahnya.

Agar tidak melebar dan menimbulkan ketidakstabilan kamtibmas, khususnya di Provinsi Lampung, MUI juga meminta masyarakat Terkatung-katung terus bersatu dan bukan terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul dari keadaan ini. Apalagi di periode medsos saat ini, banyak informasi-informasi yang perlu diklarifikasi sebelum dikonsumsi. “Umat Islam harus tenang dan logis dalam menyikapi insiden itu, menyerahkan kepada pihak nun berwenang untuk melakukan prosedur hukum, dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri, ” tambahnya.

Dia tak menyebutkan penyakit apa yang menyebabkan Ali Jaber harus dirawat. Seharga mengajak masyarakat berdoa guna kesembuhan Ali Jaber nun pernah jadi juri permusuhan Hafiz Cilik yang diselenggarakan RCTI. Melalui akun Instagram, Muhammad Jaber mengunggah foto Ali Jaber terbaring pada ranjang perawatan dengan selang infus di tangan.

Juraidi percaya aparat keamanan & penegak hukum dapat mengolah kasus ini secara profesional. “Benar, saat ini keadaan korban sedang dirawat dalam Puskesmas Gedong Air, guna pelaku sendiri sudah beroperasi ditangkap dan menjalani investigasi di Mapolsek, ” tanda Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP David Sianipar saat mengkonfirmasi kejadian itu.

Namun demikian dia juga berharap kaum muslimin dan segenap masyarakat mewaspadai belajar dari kejadian tersebut supaya peristiwa serupa tidak berlangsung kembali. Lebih jauh KH Yusuf Roni bahkan membandingkan istilah terorisme yang acap muncul apabila kejadian serupa menimpa aparat penegak pedoman. WARTAKINI. co, BANDUNG- Pimoinan Pondok pesantren Al Mujahidin Dadaha Tasikmalaya KH Yusuf Roni mengomentari kejadian penusukan terhadap Syaikh Ali Terkulai-kulai saat mengisi pengajian pada Lampung belum lama tersebut.

“Kami meminta warga Lampung terus bersatu serta tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul dari insiden ini, ” katanya. Ia meminta umat Agama islam harus tenang dan masuk akal dalam menyikapi insiden tersebut dan menyerahkan kepada kelompok yang berwenang untuk melaksanakan proses hukum, dan tak terprovokasi untuk melakukan kelakuan main hakim sendiri. KH Khairuddin juga meminta penjaga keamanan bekerja secara profesional dan melibatkan pihak-pihak berkompeten yang dibutuhkan, sehingga perkara tersebut menjadi jelas dan tegas. Dia juga menyerukan menurut umat Islam untuk wajar tenang dan menahan muncul serta tidak terhasut untuk melakukan tindakan yang mengenai hukum. “Mengngat bobot daripada kasus ini yang berdimensi luas, karena mengenai figur ulama atau tokoh Agama islam. Maka kami mengharapkan menurut Bapak Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, dan saja Bapak Presiden Joko Widodo, untuk turun tangan mengatasinya, ” ujarnya.

“Tiba-tiba aja lelaki itu naik teater dan menghunuskan pisaunya di arah syaikh. Semua terpukau histeris, ” kata Wati, jamaah remaja putri. Syekh Ali Jaber melanjutkan, beruntung saat itu dirinya sempat menangkis tusukan pemuda tidak dikenal itu. “Alhamdulillah, saya sempat melihat, kalau bukan mungkin tusukan bisa langsung leher atau dada saya, ” katanya. Saat diwawancara oleh TVOne, Syekh Ali Jaber mengatakan peristiwa berakar saat dirinya baru saja meminta seorang anak untuk maju ke atas teater.

About Juminten